Jumat, 29 November 2019


PERSONAL BRANDING
Personal branding adalah sebuah cara memasarkan diri atau imej kita secara individu. Sebenarnya konsep ini cukup mudah. Jika sebelumnya praktek "memasarkan diri dan karier" lebih berdasarkan pada teknik manajemen self-help improvement, personal branding adalah konsep yang lebih menekankan bahwa kesuksesan datang dari self-packaging.
 
Berdasarkan jati diri yang unik, setiap individu dapat membangun brand-nya secara solid sehingga bergaung di kalangan yang ingin disasar. Langkah ini mengadopsi ilmu marketing dalam membangun brand personal, seperti halnya membangun brand produk. Lalu, apa kunci dari sebuah personal branding yang baik? Tentu saja autentik, membangun dan mengomunikasikan brand secara konsisten, jelas, dan memberikan pengaruh positif terhadap orang lain.
Alasan Branding itu penting


Berikut cara langkah langkah membuat personal brand online yang mengesankan:

Kenali diri dan keunggulan Anda
Personal brand Anda mencerminkan siapa Anda. Rasa-rasanya tidak mungkin Anda bisa membuat personal brand jika Anda tidak mengerti kekuatan dan kelemahan Anda sendiri. Ini tentang penilaian realistis dari kekuatan dan kelemahan Anda, apa yang Anda suka lakukan dan keterampilan apa yang Anda kuasai.

Membuat nama merek yang mudah diingat
Jika Anda memiliki nama yang unik, jadikan nama tersebut untuk merek Anda. Jika tidak, buatlah nama merek yang mudah diingat dari nama dan arah karir Anda. Tentunya, Anda ingin orang-orang dapat menemukan Anda dengan mudah, bukan?

Milikilah ‘kartu as’
Belilah nama domain yang sesuai dengan nama merek Anda dan mengamankan laman Facebook, Twitter, dan Google+ juga. Jika Anda menemukan nama merek Anda sudah ‘dimiliki’ oleh orang lain, buatlah nama merek yang berbeda.
Dengan LinkedIn, Anda akan menggunakan nama asli Anda, sehingga hal itu akan menempatkan nama merek Anda menonjol dalam profil Anda.

Buatlah website untuk nama domain Anda
Buatlah sebuah situs dengan domain nama Anda. Anda bisa menggunakan produk seperti WordPress.

Mengatur update otomatis
Guna memudahkan Anda menjangkau orang yang berbeda pada platform media sosial, carilah aplikasi yang memungkinkan Anda posting secara simultan kepada mereka semua. Ada banyak aplikasi pilihan yang bisa Anda gunakan di luar sana. Salah satunya Anda bisa menggunakan versi gratis dari Hootsuite.com.

Berbagi konten secara teratur
Teruslah berbagi konten seperti berita yang relevan dan update pribadi yang membangun hubungan emosional dan menyampaikan karakter yang positif.

Dapatkan umpan balik dari orang yang Anda percaya
Saran dan dorongan orang lain membantu menjaga ‘pengembangan merek’ Anda pada target. Philip Styrlund, CEO The Summit Corp merekomendasikan untuk  mendirikan ‘dewan direksi’- sebuah rekan terpercaya yang dapat menilai upaya-upaya Anda.

Otentik
Berusahalah bersikap otentik walaupun kadang hal itu beresiko. Menurut Meg Guiseppi, penulis buku 23 Ways You Sabotage Your Executive Job Search. “Jangan berasumsi bahwa bersikap otentik akan membuat orang lain menjauh,” jelasnya. “Tidak ada yang tertarik untuk bekerja dengan orang kebanyakan.

Strategi Personal Branding di Media Sosial

Mengetahui Target Audiens 
Jika Anda ingin melakukan personal branding melalui media sosial, hal pertama yang harus dilakukan yaitu mengetahui lebih dalam tentang audiens. Bagi pengguna instagram, bisa memulai dengan mengubah akun personal ke profil bisnis terlebih dahulu. Agar dapat mengetahui data demografis (usia dan gender) serta geografis (lokasi tempat tinggal) pengikut Anda. Selanjutnya, perhatikan sifat atau kebiasaan yang sering dilakukan audiens (psikografis). Termasuk hal-hal apa yang ingin diketahui mereka. Caranya, bisa dengan memperhatikan unggahan melalui stories atau feed

Menentukan Positioning Diri
Anda harus mampu mendefinisikan diri dengan baik melalui media sosial. Hal ini akan berdampak pada bagaimana Anda akan dilihat target audiens nantinya. Wah, bagaimana contohnya? Berikut beberapa deskripsi diri yang bisa menjadi inspirasi bagimu. Misalnya, jika ingin dikenal sebagai seorang entrepreneur maka harus konsisten membagi seputar strategi bisnis. Atau saat ingin diidentikkan dengan seorang traveller, rajinlah mengunggah konten mengenai lokasi wisata, tips dan trik bagi pelancong pemula, dan lainnya. 

Topik dan Bahasa yang Sesuai
Saat ingin mencuri perhatian audiens dengan sebuah informasi, pastikan topik dan bahasa Anda mudah dimengerti. Misal, apabila audiens merupakan generasi X dengan rentang tahun lahir 1961-1980, maka padanan kata yang ditulis pada caption harus lugas dan cenderung formal. Sedangkan, jika audiens Anda didominasi oleh generasi Z dengan tahun kelahiran di atas 1995, maka dapat mempertimbangkan penggunaan bahasa kekinian seperti guyskuybaper,  dan lainnya. 

Memperhatikan Kompetitor
Lalu, apakah tiga poin di atas sudah bisa menarik atensi audiens sepenuhnya? Belum tentu. Tugas selanjutnya adalah memperhatikan siapa saja kompetitor yang menyampaikan konten mirip seperti Anda. Pastikan konten Anda memiliki ciri khas tertentu dan unik, intinya yang orang lain belum pikirkan. Caranya? Temukan strengthweaknessopportunity, and threat (SWOT) Anda terlebih dahulu. Dengan begitu, bisa mulai terukur bukan? Jangan lupa juga untuk melakukan overview terhadap konten kompetitor ya.  

Menyesuaikan Sifat Standar Konten
Terakhir, penting untuk diketahui bahwa konten yang Anda buat harus memiliki tiga sifat yaitu: inspiretimeless, dan shareable. Apa alasannya? Pertama, inspire maksudnya ketika Anda sudah berhasil menjadi role model orang lain, ke depannya Anda pasti akan selalu jadi orang pertama yang dijadikan sebagai sumber informasi. Jadi, pastikan ilmu yang dibagi memang benar-benar bermanfaat untuk audiens.
Kedua, bersifat timeless artinya konten tersebut tidak lekang oleh waktu. Alasannya, kini algoritma Instagram tidak hanya berdasarkan waktu terakhir unggahan saja. Melainkan, dipadu dengan konten yang paling populer. Jadi rugi 'kan kalau konten sudah dibuat semenarik mungkin tapi tidak bisa terpakai infonya? Sementara itu, shareable menandakan konten Anda bisa menjadi pembicaraan di kalangan audiens. Bahkan, bisa diteruskan ke semakin banyak orang lagi sehingga menjadi viral



daftar pustaka:
https://saripabdulrohman.wordpress.com/2016/09/10/strategi-membangun-personal-branding/
https://www.google.com/search?safe=strict&biw=1440&bih=740&sxsrf=ACYBGNQvtofkb-M9SX0xeHePuN6oUHR6iA%3A1575030430754&ei=ng7hXdDQLdX1rQGloa3QCw&q=PERSONAL+BRANDING&oq=PERSONAL+BRANDING&gs_l=psy-ab.3..0i71l8.0.0..47319...0.2..0.0.0.......0......gws-wiz.pCuQrNGo7lg&ved=0ahUKEwjQl9fKtY_mAhXVeisKHaVQC7oQ4dUDCAo&uact=5





AR Supplier Ikan . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates